Kamis, 09 April 2015

CATATAN MSI 2



Siang semuanya……JJ
Alhamdulillah banget yaa…pada sehat kan semuanya?disini saya akan menguraikan hasil resuman metodologi studi islam atau yang sering kita sebut MSI. Kemarin pada tanggal 31 maret 2015 adalah pertemuan ketiga matah kuliah msi yang dosen pengampunya adalah bapak Dr. Ngainun Naim, M.HI . Beliau menurut saya adalah dosen yang menakjubkan. Beliau selalu menyisipkan cerita-cerita yang inspiratif yang dapat kami petik hikmahnya.baiklah saya akan mulai dengan resuman saya. Berikut uraiannya
Lanjutan bab 1 (pendahuluan)
C.   Pendekatan,Metode,dan Metodologi
a.       Pendekatan adalah praktik dari metodeologi yang obyeknya bersifat aktif
b.      Metode adalah praktik dari metodeologi yang obyeknya bersifat aktif
c.       Metodologi adalah ilmu tentang cara melakukan sesuatu.
      Dalam metodologi tentang cara tersebut memiliki 3 langkah yaitu:
·      Observasi
·      Wawancara
·      Dokumentasi
D.   Tujuan Studi Islam
1.      Mempelajari secara mendalam tentang hakikat islam
2.      Mempelajari secara mendalam terhadap sumber dasar agama islam
3.      Mempelajari secara mendalam pokok isi ajaran islam yang asli
4.      Mempelajari secara mendalam terhadap prinsip-prinsip dan nilai-nilai dasar ajaran islam
Urgensi Metodologi Dalam Studi Islam
Salah Satu persoalan yang mendesak untuk segera dipecahkan adalah masalah metodologi.hal ini disebabkan oleh dua hal. Pertama,kelemahan dikalangan umat islam dalam mengkaji islam secara konprehensif adalah tidak enguasai metodologi. Kedua,ada anggapan bahwa studi islam di kalangan ilmuan telah merambah keberbagai wilayah, misalnya studi kawasan,filologi,dialog agama,antropologi,arkeologi,dsb
Beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam studi islam:
a.       Pendekatan filsafat
Pendekatan filsafat ini menurut Amin Abdullah , mempunyai dua unsur yaituunsur sakralitas dan profan. Lebih lanjut,dalam pandangan Amin Abdullah filsafat sebagai metodologi keilmuan ditandai tiga ciri: 1) gagasan yang bersifat mendasar-fundamental. 2)membentuk cara berfikir yang bersifat kritis.3)Adanya kebebasan intelektual, sikap toleransi serta terbebas dari dogmatis dan fanatisme.
b.      Pendekatan sosiologi sejarah
Pendekatan sosiologi menurut Atho mudzhar dalam studi islam bisa mengambil beberapa tema:
1.      Studi pengaruh agama terhadap masyarakat.
2.      Pengaruh struktur dan perubahan masyarakat tehadap pemahaman ajaran islam.
3.      Tentang tingkat pengalaman islan masyarakat.
4.      Pola interaksi social masyarakat muslim.
5.      Gerakan masyarakat yang membawa paham yang dapat melemahkan atau menunjang kehidupan beragama dalam islam.
Menurut Minanji, pendekatan sejarah di bawa dalam kajian islam ushûl fiqh , hal itu disebabkan karena kajian ushûl fiqh cenderung mengabaikan sejarah. Pendekatan sejarah yang dikemukakan oleh simuh,juga terlihat dalam kajian fazlur rahman yakni dalam kajian islam terdapat dua kutub yang berbeda:orang dalam (insider) dan orang luar (out sider).
c.       Pendekatan interdisipliner
Menurut Azizy ada empat model pendekatan ilmu social dalam kajan islam dibarat:
1.      Menggunakan ilmu kelompok humanistic
2.      Menjadikan islam sebagai lapangan kajian.
3.      Menggunakan ilmu-ilmu social
4.      Menggunakan masukan pendekatan yang dilakukan di dalam departemen-departemen.
Demikian uraian ringkasan saya ada kurangnya mohon maaf. Diharapkan kritik dan saran yang membangun agar hasil tulisan maupun rangkuman selanjutnya akan lebih baik.
Terima kasih……

2 komentar: