Senin, 11 Mei 2015

catatan MSI 5



Assalamu’alaikum Wr.Wb
Selamat pagi kawan….

Bertemu lagi dengan saya nih,hari ini cuaca sedang cerah. Cuaca saja cerah masak kita tidak secerah cuaca..h.h.h.h.(^_^)…… ok kita awali hari ini dengan bacaan basmallah. “Bismillahirrahmanirrahim”

pada pertemuan MSI kali ini ada sebuah kejadian yang membuat sekelas kaget tak terkecuali saya. Awalnya pada pertemuan kali ini berjalan seperti biasa,para mahasiswa mempresentasikan hasil rangkuman mereka. Tapi tiba-tiba dosen langsung meminta mengeluarkan selembar kertas…APA?banyak sekali para mahasiswa kebingunggan. Ada yang bilang”waduh aku rung sinau piye ki?”.walaupun belum ada kesiapan tapi ulangan tetap berjalan. Pada ulangan ini terdapat 4 soal. Walaupun tanpa persiapan tetap harus mengerjakan ulangan itu . dengan semangat yang membara #ya’elah alay , saya mengerjakan ulangan itu tapi walaupun kurang maksimal. Dalam kejadian ini saya dapat mengambil hikmah bahwa bukan saat ujian atau ulangan saja kita harus belajar. Tapi,kita harus belajar tanpa disuruh.

baiklah kawan-kawan disini saya akan memaparkan tentang mata kuliah metodologi studi islam (MSI) pada bab studi islam di timur.berikut pemaparannyaa.

Studi islam di timur

Hampir sama dengan yang terjadi dibarat,studi islam di timur tengah juga bervariasi . antara satu dengan yang lainnya terdapat perbedaan. Ini merupakan hal yang wajar karena karakteristik studiislamdipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor kebijakan politik,dinamika sosial buada,latar belakang pemegang kebijakan pendidikan,perkembangan ekonomi,dan berbagai faktor lainnya.

Sekian hasil resuman kali ini semoga bermanfaat. Tidak lupa juga kritik dan saran yang membangun saya tunggu agar hasil tulisan maupun rangkuman selanjutnya akan lebih baik lagi.sampai jumpa di lain kesempatan….
Annyeong….bye bye
Wassalamua’alaikum Wr.Wb