Assalamu’alaikum wr.wb
Sore kawan-kawan semua :) :)……….bertemu
lagi sama saya Laila Dwi Safitri mahasiswa PGMI IAIN Tulungagung. Disini saya
akan memaparkan tentang catatan mata kuliah Metodologi Studi Islam (MSI) pada
tanggal 07 april 2015.sebelum saya memulai,perkenankan saya bercerita sedikit
tentang pengalaman saya selama pelajaran berlangsung. Seperti biasa sebelum
bapak Dr. Ngainun Naim, M.HI . memberikan
penjelasan tentang catatan-catatan yang kami resume,ada sesi pembacaan hasil
resume didepan kelas. ingin sekali rasanya maju kedepan untuk membacakan hasil
resume. Tapi,belum dapat kesempatan.yah semoga saja dapat kesempatan itu..amin
Baiklah saya akan
memulai dengan resuman saya,berikut uraiannya…………………..
Sikap
keberagaman instrinsik dan ekstrinsik
Banyak tokoh psikologi
yang kurang simpatik terhadap tokoh-tokoh agama.william james misalnya,ia
menganggap bahwa tokoh agama sebagai creatures
of exalted emotional sensibility. Dan Sigmund freud menganggap agama
sebagai universal obsession neurosis.
Namun,terdapat pula
psikolog yang simpatik terhadap agama ialah Gordon W. Allport.
Ada 2 macam cara
beragama yaitu secara instrinsik dan ekstrinsik. Yang ekstrinsik adalah dari
segi luar nya/ mengenai cara ibadah kita ( FIQH) sedangkan yang instrinsik adalah
nilai-nilai di dalam ekstrinsik. Kedua cara ini saling berhubungan. Jadi
instrinsik itu tidak akan muncul jika tidak ada ekstrinsik.
Bab II
Dinamika perkembangan studi islam
Sejarah awal studi islam
Studi islam sudah ada
sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Apa yang
dilakukan oleh nabi dan para sahabatnya dari waktu ke waktu merupakan
bentuk studi islam.
Studi islam ada 2 macam
yaitu secara praktik dan secara teori/ilmu
Setiap peradapan yang
maju ditandai minimal 2B yaitu
1. Baca
2. Bahasa
Demikian uraian
ringkasan saya ada kurangnya mohon maaf. Diharapkan kritik dan saran yang
membangun agar hasil tulisan maupun rangkuman selanjutnya akan lebih baik.bye..byeee
sampai jumpa.terima kasih.
Wassalamualaikum Wr.Wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar