Assalamu’alaikum Wr.Wb
Selamat malam kawan……….
안녕하세요 (annyeonghaseyo)
apa kabar semua..semoga aja semua pada sehat…amin. Disini Bertemu lagi dengan
saya nih semoga aja tidak pada bosan ya dengan saya.hehehehe…Pada kesempatan
kali ini saya akan membahas tentang mata kuliah metodologi studi islam dengan 2
tema bahasan yaitu studi islam di Indonesia dan Pendekatan Awal dan Modern dalam Tradisi Kajian Islam dengan
sub bab Pendekatan Missionarisme dan Kolonialisme.
Pada pertemuan MSI kali
ini berjalan seperti biasa. Pada kesempatan kali ini bapak dosen memberitahukan
bahwa UTS yang mendadak pada pertemuan kemarin lumayan bagus-bagus.
Alhamdulillah semoga aja yang dikatakan pak dosen benar ya….ok dan pada pertemuan
kali ini juga saya diberi kesempatan buat membacakan hasil resuman
saya…hah..puas baget….akhirnya keturutan juga… Sebelum kita mulai membahas tema ini mari kita
awali pembahasan ini dengan bacaan bassmalah “Bismillahirrahmanirrahim”
Berikut hasil resuman saya…..
Studi Islam di Indonesia selalu bersifat dinamis,
berkembang dan mengalami perubahan demi kontektualisasi
Berikut Bebarapa hal menarik dalam
dinamika perkembangan studi islam di indonesia:
1.
Studi islam telah ada sejak masuknya
islam, yaitu pada abad ke 8.Islam
masuk ke Indonesia bukan hanya menyebarkan
Islam tetapi dengan proses belajar.
2.
Adanya pengaruh pemikiran Timur
tengah dan Asia Selatan, karena orang Indonesia yang melakukan studi di Timur
Tengah dan asia selatan ketika pulang
akan memberikan dampak pada perkembangan islam.
3.
Sekitar
tahun 45-70 an pasca kemerdekaan agak tersendat sebagai akibat suasana politik
bangsa Indonesia kala itu yang tidak
mendukung(stagnam)
4.
tahun
1970-an Nurcholis Madjid dengan slogannya “Islam Yes, Partai Islam No” juga telah memberikan pengaruh pada perkembangan islam yang
ada di Indonesia.
5. tahun
1980-an banyak para lulusan yang studi islam dari Barat di Indonesia yang
melahirkan metodologi baru .
Pendekatan Awal dan Modern dalam
Tradisi Kajian Islam
Pendekatan Missionarisme dan
Kolonialisme
Semangat
pengkajian dikalangan kaum orientalis terhadapislam pada awalnya bukanlah
semangat akademis murni melainkan atas dasar motivasi mempertahankan keyakinan
mereka. Mereka berusaha menunjukkan kelemahan-kelemahan islam sekaligus
memperlihatkan kekuatan dan kelebihan Kristen. Pendekatan yang digunakan oleh
kelompok pengkaji ini tergolong pengkaji ketimuran (orientalis ) yang
menggunakan pendekatan missionaries.
Negara-negara penjajah ini banyak
mengalami perlawanan dari kaum pejuang lokal yang berusaha melakukan pengusiran
kepada kaum penjajah (konial). Kebayakan daerah koloni ini berusaha mengkaji islam dan budaya serta
tradisinya yang dipahami oleh bangsa-bangsa terjajah.
sekian
hasil resuman saya semoga bermanfaat bagi semua. Bila ada kata kesalahan mohon
maaf. Tak lupa juga diharapkan adanya kritik dan saran yang membangun.
Terima
kasih……..
감사합니다 (Kamsahamnida)…..
Thank you ……..
谢谢 (Xièxiè)
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar